Thumbnail Artikel ASI Ekslusif (ASI-E): Berikan ASI Saja Sampai Usia 6 Bulan

ASI Ekslusif (ASI-E): Berikan ASI Saja Sampai Usia 6 Bulan

Dewi Wardha Imania

29 Mei 2026

Seringkali, masih banyak ditemukan keyakinan di masyarakat tentang pemberian makanan/minuman selain ASI yang harus diberikan sejak bayi agar anak kelak menjadi “kuat” dan “sehat”. Apakah hal ini memang benar? Atau pemberian ASI saja sudah cukup? Temukan jawabannya di bawah, ya!


Apa Itu ASI Eksklusif (ASI-E)?

ASI eksklusif berarti bayi hanya menerima ASI mulai usia 0-6 bulan, tanpa ada pemberian cairan atau makanan padat lainnya, bahkan air putih, kecuali larutan rehidrasi, atau vitamin sirup/tetes, mineral, atau obat-obatan yang diberikan atas anjuran dokter atau tenaga kesehatan akibat kondisi tertentu. 


Saat bayi lahir, bayi sudah siap menjalani kehidupan di luar rahim ibu. Di masa inilah, bayi membutuhkan asupan minum dari ASI, dimana ASI kaya akan zat-zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh bayi untuk pertumbuhan, perkembangan, dan kesehatannya.


Mengapa ASI Eksklusif Harus Diberikan?

Menyusui menjadi momen dimana ibu dapat menjalin keterikatan dengan bayi akibat perlekatan dari kulit ke kulit antara ibu dan bayi. Melalui ASI, kebutuhan gizi bayi dapat tercukupi dengan baik, dimana tidak ada makanan/minuman lain yang dapat menggantikan kandungan gizi pada ASI. Kandungan dalam ASI dapat mencegah masalah gizi seperti stunting (bayi/balita pendek), meningkatkan kekebalan tubuh bayi dari berbagai macam penyakit, serta mendukung perkembangan otak agar kelak kemampuan belajar anak dapat maksimal.


Apa Saja yang Harus Dilakukan Saat Menyusui Bayi Usia 0-6 Bulan?

Selain penjelasan di atas, hal-hal yang harus dilakukan ibu saat menyusui adalah sebagai berikut:

  1. Waktu menyusui yaitu semau bayi dan menghindari penggunaan botol susu atau dot
  2. Jika ada masalah dalam menyusui bayi, ibu dapat menemui tenaga kesehatan atau konselor menyusui
  3. Rutin setiap bulan menimbang berat badan, mengukur panjang badan, dan mengecek perkembangan bayi di Posyandu atau fasilitas kesehatan terdekat
  4. Mengajak bayi berkomunikasi dan berinteraksi untuk merangsang perkembangan sesuai usia
  5. Memastikan bayi istirahat cukup
  6. Mengecek kesehatan bayi secara rutin
  7. Melengkapi imunisasi dasar lengkap sesuai dengan usia



Mendukung Pertumbuhan dan Perkembangan Bayi melalui Imunisasi 

Selain memberikan ASI secara eksklusif, bayi juga memerlukan perlindungan dari berbagai penyakit yakni melalui pemberian imunisasi secara lengkap sesuai dengan usia. Melalui imunisasi, tubuh bayi akan membentuk sistem kekebalan tubuh yang kokoh serta dapat mencegah bayi tertular berbagai macam penyakit, sehingga bayi dapat bertumbuh dan berkembang dengan baik dan sehat.

Oleh karena itu, sembari memberikan ASI secara eksklusif, yuk lengkapi juga status imunisasi bayi hingga lengkap di fasilitas kesehatan terdekat, ya!