Mengenal Polio: Penyakit Menular yang Bisa Menyebabkan Kelumpuhan
Hanindito Arief Buwono
29 Mei 2026
Polio merupakan salah satu penyakit yang pernah menjadi ancaman besar bagi kesehatan anak-anak di berbagai negara.
Meski saat ini kasusnya jauh berkurang berkat program imunisasi, penyakit ini tetap perlu diwaspadai karena dapat menimbulkan dampak serius, termasuk kelumpuhan permanen.
Sebagai orang tua, menjaga kesehatan anak tentu menjadi prioritas utama. Salah satu cara penting untuk melindungi Si kecil dari penyakit berbahaya ini adalah memahami penyakit polio yang dapat dicegah sejak dini.
Apa Itu Polio
Polio atau poliomyelitis adalah penyakit yang disebabkan oleh virus polio. Virus ini menyerang saraf dan paling sering terjadi pada anak-anak, terutama usia di bawa usia lima tahun yang belum mendapatkan imunisasi lengkap. Namun, orang dewasa juga tetap bisa terinfeksi.
Yang perlu diketahui, tidak semua penderita polio menunjukkan gejala berat. Beberapa bahkan tampak sehat dan tidak menyadari dirinya telah terinfeksi, tetapi tetap dapat menularkan virus kepada orang lain.
Virus polio bisa menular ke manusia melalui mulut atau hidung. Penularannya paling sering terjadi melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi, kebersihan tangan yang kurang terjaga, serta kontak dengan tinja penderita.
Karena itu, menjaga kebersihan lingkungan dan kebiasaan hidup bersih menjadi bagian penting dalam pencegahan penyakit ini.
Apa Gejala Polio?
Gejala polio sering kali mirip penyakit biasa sehingga mudah terlewat. Pada tahap awal, penderita dapat mengalami:
- Demam
- Sakit kepala
- Radang tenggorokan
- Tubuh terasa lemas
- Mual atau muntah
- Nyeri otot
- Leher dan punggung terasa kaku
Namun, pada sebagian kasus, virus dapat menyerang saraf lebih jauh dan menyebabkan kelemahan otot bahkan kelumpuhan.
Bagaimana Cara Mencegah Polio?
Cara paling efektif untuk mencegah polio adala dengan imunisasi. Vaksin polio membantu tubuh membentuk perlindungan terhadap virus sehingga risiko terkena penyakit ini dapat berkurang secara signifikan.
Di Indonesia, vaksin polio termasuk imunisasi wajib yang diberikan sejak bayi. Vaksin tersedia dalam bentuk tetes mulut (OPV) maupun suntikan (IPV).
Selain imunisasi, orang tua juga perlu membiasakan anak menjaga kebersihan, seperti rutin mencuci tangan dan memastikan makanan serta minuman yang dikonsumsi tetap higienis.
Maka dari itu, melindungi anak dari polio bukan hanya soal mencegah penyakit hari ini, tetapi juga menjaga masa depan Si Kecil agar tetap tumbuh sehat dan aktif, ya!
–
Referensi:
- https://www.healthline.com/health/poliomyelitis
- https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/polio/symptoms-causes/syc-20376512
- https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/15655-polio
- https://www.idai.or.id/tentang-idai/pernyataan-idai/jadwal-imunisasi-idai-2020
- https://medlineplus.gov/ency/article/001402.htm