Thumbnail Artikel Mulai dari Imunisasi sampai Cek Perkembangan Anak, Semua Ada di Buku KIA!

Mulai dari Imunisasi sampai Cek Perkembangan Anak, Semua Ada di Buku KIA!

Farisya Nurliana Fatin

29 Mei 2026

Sudahkah Anda tahu manfaat lain dari Buku Kesehatan Ibu dan Anak (Buku KIA)?


Buku KIA atau biasanya dikenal dengan sebutan buku pink, tidak hanya bermanfaat untuk memantau kelengkapan imunisasi, tapi Anda juga bisa menggunakan buku tersebut untuk memastikan apakah perkembangan anak Anda sudah sesuai dengan usianya.


Baca juga: Kenapa Anak Harus Diimunisasi? Apa Hubungannya dengan Tumbuh Kembang Anak?


Perkembangan anak menjadi salah satu hal yang paling dinantikan oleh orang tua. Namun, beberapa orang tua pasti pernah kebingungan dan mengalami rasa khawatir jika menemui kejadian seperti ini:


Anak ku kok belum bisa berdiri ya? Padahal anak lain yang seusianya sudah bisa

Kenapa ya kok anak ku tidak bereaksi kalau diajak bermain?


Jika Anda mengalami kegelisahan serupa, Anda bisa memanfaatkan lembar pemantauan tumbuh kembang yang tersedia di Buku KIA.


Bagaimana cara cek perkembangan anak di Buku KIA?

Buku KIA yang diterbitkan oleh Kementerian Kesehatan sebenarnya sudah memfasilitasi para orang tua untuk turut serta memantau tumbuh kembang anak sampai usia 6 tahun. Anda bisa melakukan deteksi dini perkembangan anak sesuai usianya dengan cara mengisi lembar ceklis perkembangan yang tersedia di Buku KIA halaman 62-83.


Sebagai contoh, jika anak Anda berusia 12-18 bulan, maka Anda perlu memastikan apakah anak Anda sudah bisa melakukan beberapa hal ini (ceklis pada bagian yang sudah mampu dilakukan oleh anak):

  1. Anak bisa berdiri sendiri tanpa berpegangan?
  2. Anak bisa membungkuk memungut mainan kemudian berdiri kembali?
  3. Anak bisa berjalan mundur lima langkah?
  4. Anak bisa memanggil ayah dengan kata “papa”, memanggil ibu dengan kata “mama”?
  5. Anak bisa menumpuk dua kubus?
  6. Anak bisa memasukan kubus di kotak?
  7. Anak bisa menunjuk apa yang diinginkan tanpa menangis/merengek, anak bisa mengeluarkan suara yang menyenangkan atau menarik tangan ibu?
  8. Anak bisa memperlihatkan rasa cemburu/bersaing?


Jika tidak semua terceklis, apa yang harus dilakukan oleh orang tua?

Apabila ada salah satu tugas yang belum bisa dilakukan oleh anak, Anda akan diarahkan untuk membawa anak ke Puskesmas untuk pemeriksaan lebih lanjut. Tidak perlu khawatir, semakin cepat risiko gangguan perkembangan diketahui, maka anak akan mendapatkan penanganan yang lebih cepat. Tenaga kesehatan akan membantu anak untuk mengejar tahap perkembangan sesuai dengan usianya.


Apakah orang tua bisa membantu memberikan stimulasi pada anak?

Tentu saja bisa! Orang tua maupun pengasuh memiliki peran penting untuk memberikan stimulasi dalam suasana yang aman, nyaman, dan menyenangkan. Anda tidak perlu bingung karena Buku KIA juga sudah menyediakan panduan bagi orang tua dalam memberikan stimulasi pada anak sesuai usianya.


Berikut beberapa stimulasi yang bisa Anda lakukan kepada anak usia 12-18 bulan:

  • Berjalan mundur, naik tangga
  • Tangkap dan lempar bola
  • Menyusun balok atau puzzle, menggambar
  • Bermain air, meniup, menendang bola
  • Makan bersama
  • Merapikan mainan, membuka baju
  • Menyanyi, merangkai manik besar
  • Bercerita tentang gambar di buku


Mungkin Anda akan merasa kesulitan untuk menemukan lembar ceklis perkembangan karena terdapat beberapa versi Buku KIA. Tapi, Anda tidak perlu risau karena bisa meminta bantuan terkait cara mengisi dan tindak lanjut hasil ceklis perkembangan kepada kader kesehatan dan tenaga kesehatan yang hadir di posyandu. Orang tua bisa memanfaatkan posyandu sebagai salah satu layanan kesehatan terdekat di lingkungan tempat tinggal untuk memantau tumbuh kembang anak. Jadi, tunggu apalagi?


Ayo lengkapi pemberian imunisasi, berikan stimulasi, dan pastikan tumbuh kembang anak optimal!

Referensi

  1. 1. Kementerian Kesehatan (2024)
  2. 2. Dewi Astuti, S.Gz., MKM (2025)