Thumbnail Artikel Vaksin Campak: Apa Itu dan Cara Pencegahan Bagi Keluarga

Vaksin Campak: Apa Itu dan Cara Pencegahan Bagi Keluarga

Hanindito Arief Buwono

29 Mei 2026

Sebagian orang menganggap campak hanya sebagai ruam ringan dan demam yang akan hilang dalam beberapa hari.


Padahal, campak bisa menyebabkan ini bisa menimbulkan masalah kesehatan serius, terutama pada anak-anak di bawah lima tahun.


Penyakit campak ini sangat mudah menular. Jika satu orang terinfeksi, kemungkinan besar 9 dari 10 orang di sekitarnya bisa ikut tertular jika tidak terlindungi.


Maka dari itu, cara paling efektif untuk mencegah campak adalah dengan memberikan vaksin. Pemberian vaksin ini dapat memberikan perlindungan yang tahan lama terhadap semua jenis virus campak.

Apa Itu Vaksin Campak

Vaksin campak adalah pemberian imunisasi yang bisa melindungi anak dan orang dewasa dari campak, gondongan, dan rubella.


Ketiga penyakit ini termasuk infeksi virus serius yang bisa menimbulkan komplikasi seperti pneumonia, radang otak, kebutaan, gangguan, bahkan kematian.


Vaksin campak terdiri dari dua jenis, yaitu MR (Measles, Rubella) dan MMR (Measles, Mumps, Rubella).


Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) merekomendasikan untuk mendapatkan tiga kali vaksin campak.


Untuk anak-anak, vaksin pertama (MR) diberikan saat anak berusia sembilan tahun, dengan dosis 0,5 ml disuntikkan di bawah kulit (subkutan/SC). Setelah itu, pemberian booster (MR/MMR) juga diberikan saat anak berusia 18 bulan dan ulang lagi pada rentang usia 5-7 tahun.


Untuk orang dewasa, dosis pertama vaksin MMR sebesar 0,5 ml disuntikkan melalui otot (intramuskular/IM) atau di bawah kulit (subkutan/SC). Kemudian, dosis kedua diberikan 28 hari setelah dosis pertama.


Cara Pencegahan Bagi Keluarga

Selain memberikan vaksin campak, peran keluarga juga penting untuk memastikan semua anak dan orang dewasa terhindar dari penyakit yang sangat menular ini.


Jika terjadinya wabah campak, orang tua perlu menjaga kewaspadaan terutama pada anaknya yang masih terlalu muda untuk divaksin, memiliki sistem kekebalan lemah, atau tidak divaksin karena alasan medis.


Selain itu, untuk orang yang belum kebal, termasuk bayi di bawah 1 tahun, sangat disarankan menghindari perjalanan ke daerah dengan penularan aktif dan membatasi kontak anak yang rentan dengan orang lain di tempat umum.


Di luar periode wabah campak, orang tua perlu melakukan tindakan pencegahan dasar untuk mencegah sakit campak seperti:

  • Jangan biarkan orang asing memegang atau bermain dengan bayi
  • Jauhkan anak dari siapa pun yang sedang demam, batuk, atau mengalami gejala pernapasan
  • Pastikan seluruh keluarga rutin mencuci tangan


Demikian penjelasan seputar vaksin campak. Untuk mengetahui jadwal imunisasi anak, bisa baca artikel berikut ini ya!