Thumbnail Artikel Vaksin Hib untuk Anak: Kenali Manfaat dan Jadwal Pemberiannya

Vaksin Hib untuk Anak: Kenali Manfaat dan Jadwal Pemberiannya

Hanindito Arief Buwono

07 September 2026

Sebagai orang tua, memastikan anak mendapatkan imunisasi lengkap adalah salah satu cara penting untuk melindunginya dari berbagai penyakit. Salah satunya adalah vaksin Hib.


Vaksin Hib diberikan untuk mencegah infeksi bakteri Haemophilus influenzae type b (Hib) yang dapat menyebabkan penyakit serius pada anak, terutama yang berusia di bawah 5 tahun.

Apa saja penyakit yang bisa dicegah?

Infeksi bakteri Hib dapat menyebabkan beberapa penyakit serius, seperti meningitis, pneumonia, sepsis, hingga epiglotitis. Dalam kondisi tertentu, infeksi ini bahkan bisa menyebabkan komplikasi yang berdampak pada tumbuh kembang anak.


Karena itu, vaksin Hib penting diberikan sejak anak masih bayi.

Kapan vaksin Hib diberikan?

Vaksin Hib diberikan secara bertahap. Umumnya, vaksin ini diberikan pada usia 2, 3, dan 4 bulan, kemudian dilanjutkan dengan dosis booster pada usia 15–18 bulan.


Vaksin Hib juga biasanya diberikan dalam bentuk vaksin kombinasi DPT-HB-Hib, sehingga anak bisa mendapatkan perlindungan dari beberapa penyakit sekaligus.

Apakah ada efek sampingnya?

Setelah vaksinasi, anak mungkin mengalami demam ringan, nyeri, kemerahan, atau bengkak di area suntikan. Kondisi ini umumnya ringan dan akan membaik dalam beberapa hari.


Jadi, tidak perlu khawatir berlebihan, ya. Justru dengan melengkapi imunisasi sesuai jadwal, orang tua membantu memberikan perlindungan terbaik bagi anak dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.


Referensi