Vaksin Rotavirus: Perlindungan Dini untuk Mencegah Diare Berat pada Si Kecil
Hanindito Arief Buwono
29 Mei 2026
Sebagai orang tua, melihat anak mengalami diare dan muntah berulang tentu bisa menimbulkan rasa khawatir.
Apalagi jika kondisi tersebut membuat Si Kecil menjadi lemas, sulit makan, hingga mengalami kekurangan cairan.
Salah satu penyebab diare berat yang sering menyerang bayi dan anak-anak adalah infeksi rotavirus.
Kabar baiknya, penyakit ini dapat dicegah melalui imunisasi. Maka dari itu, apa sebenarnya vaksin rotavirus dan mengapa penting diberikan sejak dini? Mari simak penjelasannya!
Apa Itu Vaksin Rotavirus?
Vaksin rotavirus adalah imunisasi yang diberikan untuk melindungi bayi dari infeksi rotavirus, yaitu virus yang menyerang saluran pencernaan dan sering menjadi penyebab diare berat pada anak.
Vaksin ini membantu tubuh membentuk sistem pertahanan sehingga dapat mengenali dan melawan virus ketika terjadi paparan. Selain itu, pemberian vaksin rotavirus juga membantu menurunkan kemungkinan terjadinya gejala berat yang dapat menyebabkan anak harus menjalani perawatan di rumah sakit.
Vaksin rotavirus penting untuk diberikan karena jenis virus ini termasuk yang mudah menyebar. Penularannya dapat terjadi melalui tangan yang terkontaminasi, benda yang sering disentuh bersama, makanan, atau lingkungan yang kurang bersih.
Infeksi rotavirus umumnya menimbulkan beberapa gejala seperti:
- Diare berulang
- Muntah
- Demam
- Nyeri perut
- Anak tampak lebih lemas dari biasanya
Kapan Vaksin Rotavirus Diberikan?
Langkah pencegahan sangat penting dilakukan semenjak anak usia belia. Vaksin rotavirus biasanya diberikan sejak usia bayi, yaitu berusia sekitar enam minggu.
Jadwal pemberiannya dapat berbeda tergantung jenis vaksin yang digunakan, ada yang diberikan dalam dua dosis maupun tiga dosis.
Pemberian vaksin ini juga memiliki batas usia tertentu. Oleh karena itu, orang tua dianjurkan tidak menunda jadwal imunisasi agar Si Kecil mendapatkan perlindungan secara optimal.
Selain itu, berbeda dengan beberapa jenis imunisasi lainnya, vaksin rotavirus diberikan melalui mulut dalam bentuk tetes. Cara pemberian ini membuat proses vaksinasi menjadi lebih nyaman bagi bayi karena tidak menggunakan suntikan.
Maka dari itu, melengkapi imunisasi sejak dini merupakan salah satu langkah penting untuk membantu melindungi kesehatan anak. Dengan vaksin rotavirus, risiko diare berat akibat infeksi dapat dikurangi sehingga anak bisa tumbuh lebih sehat dan aktif!
–
Referensi:
- https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/rotavirus-vaccine-live-oral-route/description/drg-20071625
- https://www.who.int/teams/immunization-vaccines-and-biologicals/diseases/rotavirus
- https://ayosehat.kemkes.go.id/pub/files/3c02a0b4296071368322635a33140493.pdf
- https://www.cdc.gov/rotavirus/vaccines/index.html
- https://www.nhs.uk/vaccinations/rotavirus-vaccine/
- https://www.webmd.com/drugs/rotavirus-vaccine