.jpg)
Waspada Banjir dan Penularan Infeksi Rotavirus Di Musim Hujan
Ade Herina
29 Mei 2026
Memasuki musim penghujan tentunya risiko terjadinya banjir akan lebih meningkat. Saat luapan banjir yang cukup besar mulai menggenangi lingkungan sekitar dan masuk ke dalam rumah-rumah masyarakat, maka dapat menyebabkan air bersih yang kita sehari–hari pakai sangat memungkinkan tercampur dengan air yang kotor (limbah). Tentunya kondisi ini bisa meningkatkan risiko kesehatan berupa timbulnya penyakit di masyarakat khususnya anak-anak, contohnya diare. Salah virus penyebab timbulnya penyakit tersebut adalah Rotavirus.
Berdasarkan data dari Indonesia Rotavirus Surveillance Network, infeksi rotavirus menjadi penyebab utama kondisi diare berat pada balita, yaitu sekitar 41 - 58% dari total kasus diare pada balita yang dirawat inap di tahun 2001-2017. Penyakit ini timbul ataupun menular melalui jalur fecal-oral, yaitu ketika virus dari tinja seseorang yang terinfeksi menempel pada makanan, minuman, atau benda-benda sekitar. Saat anak menyentuhnya lalu memasukkannya ke dalam mulut, maka virus tersebut juga ikut masuk ke dalam saluran pencernaan dan menyebabkan diare berat.
Pemberian imunisasi RV (Rotavirus) bisa menjadi benteng pertahanan untuk melindungi buah hati. Diberikan sebanyak 3 dosis pada usia 2,3, dan 4 bulan dengan cara diteteskan ke dalam mulut. Selain itu pemberian MPASI dengan gizi seimbang, kebiasaan mencuci tangan sebelum makan, dan membersihkan mainan anak juga bisa menjadi langkah pencegahannya penularan infeksi rotavirus.
Yuk Sobat Imun lengkapi imunisasi rotavirus sebelum usia anak mencapai 7 bulan!
Agar buah hati terhindar dari penularan infeksi rotavirus dan membantu tumbuh kembangnya semakin optimal.
Referensi
- 1. Karen Levy, et al. (2017)
- 2. RS Carolus (2023)
- 3. Kementerian Kesehatan (2023)