Thumbnail Artikel Ketahui Sejarah Imunisasi di Indonesia

Ketahui Sejarah Imunisasi di Indonesia

Hanindito Arief Buwono

29 Mei 2026

Melakukan imunisasi pada anak adalah kegiatan yang perlu dilakukan bagi para orang tua agar sang buah hati bisa terjaga kesehatannya.


Selain itu, memberikan imunisasi juga membuat anak jadi tidak lebih rentan terkena penyakit berat. Hal ini disebabkan pemberian imunisasi dapat membuat sistem imunnya jadi lebih terlatih untuk melawan bibit penyakit yang berbahaya.


Indonesia sendiri telah menggiatkan imunisasi pada masyarakat sejak abad ke-19. Program imunisasi di Indonesia memiliki sejarah yang panjang dan telah mencapai banyak keberhasilannya hingga saat ini.


Maka dari itu, mari ketahui sejarah imunisasi di Indonesia!

Sejarah Imunisasi di Indonesia

Imunisasi sudah dikenalkan di Indonesia sejak sebelum perang dunia kedua, atau sekitar abad ke-19. Pada saat itu, imunisasi dilakukan untuk menghapuskan penyakit cacar karena sempat mewabah.


Memasuki tahun 1956, dimulailah babak baru program imunisasi dengan pelaksanaan kegiatan imunisasi cacar. Program tersebut membuahkan hasil karena pada tahun yang sama, Indonesia berhasil dinyatakan bebas penyakit cacar oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO).


Program imunisasi nasional kemudian terus berkembang. Vaksinasi campak mulai dilakukan pada tahun 1963, disusul imunisasi BCG untuk mencegah penyakit TBC dilakukan pada tahun 1973. Selanjutnya, imunisasi tetanus toksoid pada ibu hamil diperkenalkan pada tahun 1974 dan pada tahun 1976, imunisasi DPT (difteri, pertussis, tetanus) pada bayi mulai diadakan.


Pada tahun 1977, WHO mulai menetapkan program imunisasi sebagai upaya global dengan Expanded Program on Immunization (EPI) yang disahkan oleh World Health Assembly (WHA). Program ini kemudian diperluas lagi dengan Global Programme for Vaccines and Immunization (GPV), sebuah organisasi pemerintah dari seluruh dunia bersama UNICEF, WHO, dan Bank Dunia. 


Partisipasi pemerintah Indonesia dalam program imunisasi global merupakan salah satu komponen penting pelayanan kesehatan ibu dan anak, khususnya dalam pelayanan kesehatan primer di masyarakat.


Perkembangan imunisasi terus berlanjut. Pada tahun 1981 mulai dilakukan imunisasi polio, dilanjutkan dengan dilakukannya imunisasi campak pada tahun 1982, dan pada tahun 1997 imunisasi hepatitis diterapkan secara nasional. Menjelang akhir tahun 1988, diperkirakan bahwa cakupan imunisasi di Indonesia cukup tinggi dibandingkan beberapa negara berkembang lainnya.


Demikian sejarah perkembangan imunisasi di Indonesia. Untuk mengetahui keamanan melakukan imunisasi pada anak, Anda bisa baca artikel berikut ini ya!



Referensi: